10 Cara Orang Jepang Berumur Panjang
Berumur panjang tentunya menjadi dambaan semua orang. Sebab banyak hal yang masih kita ingin lakukan . yang paling populer dengan umur panjang ialah bangsa jepang, dimana usia mereka selalu mencapai usia hingga 100 tahun.
Saat berumur panjang tentunya kita juga ingin tetap sehat, bukan hanya sekedar hidup saja hingga usia tua. Dan hal itulah yang juga ada pada orang jepang ketika mereka berumur panjang. Walau dalam usia tua, mereka pun tetap fit dan juga sehat.
Nah, para pembaca harian 10, tentunya anda juga ingin tau dan ingin mengikuti tips mereka. Mengapa orang jepamg sanggup hidup sehat dan juga berumur panjang.
Berikut 10 Rahasia Panjang Umur Orang Jepang
1. Mengonsumsi masakan lengkap bervariasi. Bahan masakan di dapur masyarakat Jepang ialah banyak sekali masakan yang dimakan sederhana secara konsisten dan harian. Semua materi masakan itu bukanlah materi masakan mahal, namun mengandung tinggi nutrisi yang sangat diperlukan tubuh. Rata-rata masyarakat Jepang rajin mengonsumsi ikan, sayuran laut, sayur mayur,kedelai, beras, buah dan teh hijau.
2. Orang Jepang menikmati masakan rumahan yang dimasak sendiri setiap hari. Hidangan masakan tradisional Jepang biasanya terdiri dari ikan bakar, semangkuk nasi, sayuran yang direbus, sup miso, irisan buah untuk masakan epilog dan teh hijau. Orang Jepang merupakan pengonsumsi ikan tertinggi di dunia. Mereka mengonsumsi 68,04 kg ikan per tahun/orang dibandingkan dengan rata-rata orang dunia hanya 35 kilogram per tahun. Seperti diketahui ikan mengandung takaran tinggi omega-3 asam lemak. Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa mereka hidup lebih usang dan sehat. Tidak hanya Itu, fakta lain menyatakan, mereka juga rajin mengonsumsi brokoli dan sayuran lainnya. Mereka konsumsi 5 kali lebih banyak jumlah sayuran ibarat brokoli, kubis, kale, kembang kol dan kubis Brussel, dibanding dengan orang Amerika.
3. Orang Jepang hanya memasak masakan yang segar. Penekanan cara memasak orang Jepang, hanya memakai materi yang segar yang ada di trend itu. Makanan tidak hanya diperhatikan tanggal kadaluarsanya saja, tapi orang Jepang rata-rata juga selektif ketika membeli ikan, daging, sayuran. Makanan yang disiapkan dihitung per setengah jam yang dikemas hari itu.
4. Orang Jepang makan dengan porsi kecil. Dari masa kanak-kanak mereka diajarkan untuk makan perlahan-lahan dan berguru menikmati setiap gigitan. Dan masakan yang disajikan di atas piring hanya sepertiga ukuran peralatan makan Amerika. Ada tata cara dan dasar-dasar cara menyajikan hidangan masakan di Jepang. Makanan harus segar, setiap item disajikan dalam satu piring, masakan harus dihias dan setiap item harus diatur untuk menampilkan keindahan.
5.Teknik memasak di Jepang cukup ringan dan lembut. Sebagian besar pekerjaan dilakukan di atas kompor memakai variasi teknik ibarat mengukus, memanggang di atas panci, menumis, digoreng, dan mendidihkan masakan secara cepat dalam wajan. Koki Jepang selalu memakai minyak khusus untuk jantung sehat dan kaldu rasa orisinil dari materi alami.
6. Orang Jepang makan nasi bukan roti setiap makan. Ini merupakan perbedaan penting antara cara makan orang Timur dan Barat. Mereka yakin, konsumsi berlebih dari tepung terigu halus merupakan penyebab utama dari obesitas di Amerika ketika ini. Jika Anda terbiasa makan roti setiap hari, coba ganti dengan ukuran porsi setengah cangkir beras merah atau gandum 1-2 kali per hari.
7. Sarapan ialah makan yang paling dianggap penting dan terbesar. Sarapan mereka terdiri dari banyak sekali masakan porsi kecil yang mencakup teh hijau, nasi kukus, sup miso dengan tahu dan daun bawang, lembaran kecil rumput maritim nori, telur dadar atau telur ikan atau sepotong ikan.
8. Masyarakat Jepang hanya mengonsumsi sedikit Dessert manis. Makanan epilog dengan rasa elok hanya disajikan dalam porsi kecil, tidak ibarat di Amerika. Namun, bukan berarti coklat, camilan elok kering, kue-kue, es krim dan camilan elok kacang merah tidak berharga. Sebaliknya, mereka sangat menghormati tubuh mereka, ini sanggup menjadi cara melawan hawa nafsu. Mereka sadar akan merugi kalau terlalu banyak mengonsumsi masakan elok berlebih.
9. Orang Jepang mempunyai mind-set yang berbeda ihwal makanan. Sementara orang Amerika prihatin dengan problem diet dan berat badan, masyarakat Jepang justru dibangkitkan dan didorong untuk menikmati banyak sekali masakan yang lebih bermacam-macam tanpa problem diet. Namun, ketika ini masyarakat Jepang mulai berhati-hati, apalagi dengan diperkenalkannya gaya makan cepat ala barat, tingkat obesitas di kalangan anak muda Jepang mulai meningkat.
10. Olahraga merupakan pecahan dari ritual harian Jepang. Menurut sebuah dongeng dalam cover majalah Time tahun 2004, berjudul ‘How to Live to Be 100′ tertulis bahwa, “Jepang berada dalam kesehatan yang baik dan dalam kondisi sangat baik, mereka ialah orang-orang aktif yang menggabungkan banyak latihan insidental dalam hari-hari mereka.” Mereka selalu membuat lingkungan yang sehat dengan bersepeda di sekitar kota, berjalan, hiking, dan umumnya, mereka berusaha tetap aktif.
Terima kasih telah membaca 10 Cara Orang Jepang Berumur Panjang. Semoga artikel diatas sanggup bermanfaat bagi anda.
Sumber http://duniasejutawarna.blogspot.com
Saat berumur panjang tentunya kita juga ingin tetap sehat, bukan hanya sekedar hidup saja hingga usia tua. Dan hal itulah yang juga ada pada orang jepang ketika mereka berumur panjang. Walau dalam usia tua, mereka pun tetap fit dan juga sehat.
Nah, para pembaca harian 10, tentunya anda juga ingin tau dan ingin mengikuti tips mereka. Mengapa orang jepamg sanggup hidup sehat dan juga berumur panjang.
Berikut 10 Rahasia Panjang Umur Orang Jepang
1. Mengonsumsi masakan lengkap bervariasi. Bahan masakan di dapur masyarakat Jepang ialah banyak sekali masakan yang dimakan sederhana secara konsisten dan harian. Semua materi masakan itu bukanlah materi masakan mahal, namun mengandung tinggi nutrisi yang sangat diperlukan tubuh. Rata-rata masyarakat Jepang rajin mengonsumsi ikan, sayuran laut, sayur mayur,kedelai, beras, buah dan teh hijau.
2. Orang Jepang menikmati masakan rumahan yang dimasak sendiri setiap hari. Hidangan masakan tradisional Jepang biasanya terdiri dari ikan bakar, semangkuk nasi, sayuran yang direbus, sup miso, irisan buah untuk masakan epilog dan teh hijau. Orang Jepang merupakan pengonsumsi ikan tertinggi di dunia. Mereka mengonsumsi 68,04 kg ikan per tahun/orang dibandingkan dengan rata-rata orang dunia hanya 35 kilogram per tahun. Seperti diketahui ikan mengandung takaran tinggi omega-3 asam lemak. Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa mereka hidup lebih usang dan sehat. Tidak hanya Itu, fakta lain menyatakan, mereka juga rajin mengonsumsi brokoli dan sayuran lainnya. Mereka konsumsi 5 kali lebih banyak jumlah sayuran ibarat brokoli, kubis, kale, kembang kol dan kubis Brussel, dibanding dengan orang Amerika.
3. Orang Jepang hanya memasak masakan yang segar. Penekanan cara memasak orang Jepang, hanya memakai materi yang segar yang ada di trend itu. Makanan tidak hanya diperhatikan tanggal kadaluarsanya saja, tapi orang Jepang rata-rata juga selektif ketika membeli ikan, daging, sayuran. Makanan yang disiapkan dihitung per setengah jam yang dikemas hari itu.
4. Orang Jepang makan dengan porsi kecil. Dari masa kanak-kanak mereka diajarkan untuk makan perlahan-lahan dan berguru menikmati setiap gigitan. Dan masakan yang disajikan di atas piring hanya sepertiga ukuran peralatan makan Amerika. Ada tata cara dan dasar-dasar cara menyajikan hidangan masakan di Jepang. Makanan harus segar, setiap item disajikan dalam satu piring, masakan harus dihias dan setiap item harus diatur untuk menampilkan keindahan.
5.Teknik memasak di Jepang cukup ringan dan lembut. Sebagian besar pekerjaan dilakukan di atas kompor memakai variasi teknik ibarat mengukus, memanggang di atas panci, menumis, digoreng, dan mendidihkan masakan secara cepat dalam wajan. Koki Jepang selalu memakai minyak khusus untuk jantung sehat dan kaldu rasa orisinil dari materi alami.
6. Orang Jepang makan nasi bukan roti setiap makan. Ini merupakan perbedaan penting antara cara makan orang Timur dan Barat. Mereka yakin, konsumsi berlebih dari tepung terigu halus merupakan penyebab utama dari obesitas di Amerika ketika ini. Jika Anda terbiasa makan roti setiap hari, coba ganti dengan ukuran porsi setengah cangkir beras merah atau gandum 1-2 kali per hari.
7. Sarapan ialah makan yang paling dianggap penting dan terbesar. Sarapan mereka terdiri dari banyak sekali masakan porsi kecil yang mencakup teh hijau, nasi kukus, sup miso dengan tahu dan daun bawang, lembaran kecil rumput maritim nori, telur dadar atau telur ikan atau sepotong ikan.
8. Masyarakat Jepang hanya mengonsumsi sedikit Dessert manis. Makanan epilog dengan rasa elok hanya disajikan dalam porsi kecil, tidak ibarat di Amerika. Namun, bukan berarti coklat, camilan elok kering, kue-kue, es krim dan camilan elok kacang merah tidak berharga. Sebaliknya, mereka sangat menghormati tubuh mereka, ini sanggup menjadi cara melawan hawa nafsu. Mereka sadar akan merugi kalau terlalu banyak mengonsumsi masakan elok berlebih.
9. Orang Jepang mempunyai mind-set yang berbeda ihwal makanan. Sementara orang Amerika prihatin dengan problem diet dan berat badan, masyarakat Jepang justru dibangkitkan dan didorong untuk menikmati banyak sekali masakan yang lebih bermacam-macam tanpa problem diet. Namun, ketika ini masyarakat Jepang mulai berhati-hati, apalagi dengan diperkenalkannya gaya makan cepat ala barat, tingkat obesitas di kalangan anak muda Jepang mulai meningkat.
10. Olahraga merupakan pecahan dari ritual harian Jepang. Menurut sebuah dongeng dalam cover majalah Time tahun 2004, berjudul ‘How to Live to Be 100′ tertulis bahwa, “Jepang berada dalam kesehatan yang baik dan dalam kondisi sangat baik, mereka ialah orang-orang aktif yang menggabungkan banyak latihan insidental dalam hari-hari mereka.” Mereka selalu membuat lingkungan yang sehat dengan bersepeda di sekitar kota, berjalan, hiking, dan umumnya, mereka berusaha tetap aktif.
Terima kasih telah membaca 10 Cara Orang Jepang Berumur Panjang. Semoga artikel diatas sanggup bermanfaat bagi anda.
sumber : harian10
0 Response to "10 Cara Orang Jepang Berumur Panjang"
Post a Comment